Babadan, 7 Maret 2026–MI Ma’arif Syuhada’ menyelenggarakan kegiatan Aksi Ramadhan dan Buka Bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, guru, serta seluruh keluarga besar madrasah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadhan.

Acara dimulai pada pukul 06.45 WIB dengan pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah yang diikuti oleh para siswa dan guru. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sorogan Al-Qur’an, di mana para siswa membaca Al-Qur’an secara bergantian di hadapan guru sebagai bentuk pembinaan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Setelah rangkaian kegiatan pembuka tersebut, acara secara resmi dibuka oleh Ustadz Agus Maher Khoirul Alfata, M.Pd. Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan tahlilan singkat yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai bentuk doa bersama agar kegiatan yang dilaksanakan mendapatkan keberkahan.
Berikutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Madrasah Ibu Inayatul Munifin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan seperti ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai religius, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempererat kebersamaan di lingkungan madrasah.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian juz Al-Qur’an sebagai bagian dari rangkaian khatmil Qur’an. Pembacaan diawali oleh Ustadz Muhammad Naufal Hassegav yang membacakan Juz 1, sementara seluruh peserta menyimak dengan khidmat. Setelah mencapai pertengahan juz, pembacaan kemudian dilanjutkan oleh para peserta sesuai dengan pembagian juz masing-masing.

Rangkaian kegiatan pada sesi pagi berlangsung hingga waktu Dzuhur. Sebelum pulang, seluruh siswa kelas 3 hingga kelas 6 melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Syuhada’. Setelah itu para siswa kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 15.00 WIB di lingkungan madrasah dengan rangkaian acara Aksi Ramadhan hingga buka puasa bersama. Berbagai kegiatan seperti khatmil Qur’an, pentas kreasi siswa, serta penampilan dari para ustadz dan ustadzah berlangsung dengan penuh antusiasme.

Penampilan dibuka oleh kelas 2 yang menampilkan pidato bahasa Indonesia bertema puasa yang menyampaikan pesan tentang makna serta hikmah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Selanjutnya, penampilan dipersembahkan oleh kelas 1 dengan perkusi sholawat Isyfalana dan Sholawat Nariyah. Dengan iringan alat perkusi sederhana, para siswa tampil penuh semangat membawakan lantunan sholawat yang menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut.

Penampilan dari kelas 3 menghadirkan tarian “Padang Bulan” yang dibawakan dengan gerakan ceria dan penuh kekompakan oleh para siswa.

Berikutnya, kelas 4 mempersembahkan nyanyian religi “Habibi Ya Muhammad” secara bersama-sama sebagai bentuk ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Acara semakin meriah dengan penampilan banjari Nidaul Khoir yang dipersembahkan secara gabungan antar kelas, dengan vokalis dari siswa putri dan penabuh dari siswa putra yang membawakan sholawat Busyro dan Likhomsatun dengan irama yang harmonis.

Selanjutnya, kelas 5 menampilkan solo vokal religi dengan lagu “Romadhon Tajalla”, menghadirkan suasana syahdu yang menggambarkan kemuliaan bulan Ramadhan.


Sementara itu, kelas 6 menampilkan beberapa pertunjukan spesial, di antaranya tarian religi “Qolbi Fil Madinah” yang menggambarkan kerinduan kepada kota suci Madinah, nyanyian bersama lagu “Ramadhan Tajalla”, serta teater spesial Ramadan berjudul “Operasi Ta’jil Anti Lapar” yang menghibur sekaligus menyampaikan pesan tentang semangat berbagi kepada sesama.

Setelah seluruh penampilan siswa selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan dari bapak dan ibu ustadz serta ustadzah yang tampil secara bergantian, sehingga menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Namun, sebelum itu ada pidato penutup dari kelas 3 tentang Puasa Perisai Masa Depan.
Penampilan pertama dibawakan oleh Ustadz Maher yang mempersembahkan lagu religi “Tombo Ati”. Lagu yang sarat makna tersebut dibawakan dengan penuh penghayatan sehingga menghadirkan suasana syahdu dan menenangkan bagi seluruh peserta yang mendengarkan.

Selanjutnya, penampilan dilanjutkan oleh Ustadzah Siti Rukanah yang membawakan sholawat Nariyah. Lantunan sholawat yang merdu membuat suasana semakin religius sekaligus mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Setelah penampilan dari para ustadz dan ustadzah, acara dilanjutkan dengan dongeng inspiratif yang dibawakan oleh Ustadzah Nika Kurniati. Dalam penampilannya, beliau menghadirkan cerita dengan tokoh utama bernama Boni Denga yang mengisahkan lika-liku menjalankan ibadah puasa. Cerita tersebut disampaikan dengan gaya yang menarik sehingga mampu menghibur sekaligus memberikan pesan moral kepada para siswa tentang kesabaran dan keikhlasan dalam berpuasa.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan doa khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Maher, sebagai penutup dari rangkaian khataman Al-Qur’an yang telah dilaksanakan bersama. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa berbuka puasa sebelum menikmati hidangan yang telah disediakan.
Suasana kebersamaan terasa hangat ketika para siswa, guru, serta seluruh keluarga besar madrasah menikmati hidangan berbuka puasa bersama. Setelah selesai berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah yang diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6.
Setelah melaksanakan shalat Maghrib, para siswa kembali mendengarkan lantunan murottal Al-Qur’an Juz 29 yang dibacakan oleh Ustadz Segav, sehingga suasana malam Ramadhan semakin terasa khusyuk dan penuh keberkahan.
Ketika waktu shalat Tarawih tiba, siswa kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti shalat berjamaah dengan Ustadz Maher sebagai imam dan Ustadz Segav sebagai bilal. Ibadah tersebut dilaksanakan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir, para siswa putra diajak bersama-sama merapikan tikar dan peralatan sound system sebagai bentuk pembelajaran tanggung jawab dan kebersamaan.
Kegiatan Aksi Ramadhan dan Buka Bersama di MI Ma’arif Syuhada’ pun akhirnya selesai dengan penuh kesan. Para siswa kemudian pulang ke rumah masing-masing, diiringi genangan hujan yang sempat mengguyur ketika shalat berjamaah berlangsung, menambah suasana syahdu pada penutup kegiatan Ramadhan hari itu.
Seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut berlangsung hingga pukul 20.30 WIB, ditutup setelah pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah dan kegiatan kebersamaan lainnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kebersamaan, tetapi juga semakin tumbuh kecintaannya terhadap Al-Qur’an serta semangat beribadah di bulan suci Ramadhan.