
Mata Pelajaran dan Proses Pembelajaran di MI Ma’arif Syuhada’ Kurikulum Merdeka
MI Ma’arif Syuhada’ sebagai lembaga pendidikan dasar Islam di bawah naungan LP Ma’arif NU terus berkomitmen melaksanakan pembelajaran yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan pada pengembangan karakter, kompetensi, dan kemandirian peserta didik melalui pembelajaran yang bermakna, fleksibel, serta berorientasi pada kebutuhan dan potensi siswa.
Dalam implementasinya, mata pelajaran di MI Ma’arif Syuhada’ dibagi ke dalam beberapa kelompok besar, yaitu: Pendidikan Agama Islam, Bahasa dan Sastra, Matematika dan Sains, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Seni Budaya dan Prakarya, serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Selain itu, terdapat pula muatan lokal ke-NU-an yang menjadi ciri khas lembaga, seperti Aswaja, Baca Tulis Al-Qur’an, dan kegiatan keagamaan rutin yang menumbuhkan karakter religius dan akhlakul karimah.
Proses pembelajaran di MI Ma’arif Syuhada’ dilakukan secara aktif, kreatif, dan menyenangkan. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk berpikir kritis dan menemukan pengetahuan secara mandiri. Pendekatan differentiated learning diterapkan untuk menyesuaikan kebutuhan belajar setiap anak, sehingga peserta didik merasa dihargai dalam prosesnya. Kegiatan belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui proyek, observasi lingkungan, dan kegiatan kolaboratif yang menumbuhkan kepedulian sosial.
Pada kelas rendah (I–III), fokus pembelajaran diarahkan pada penguatan literasi dasar, numerasi, dan pembentukan karakter. Anak-anak diajak belajar melalui permainan edukatif, eksperimen sederhana, dan aktivitas motorik yang menyenangkan. Sedangkan pada kelas tinggi (IV–VI), pembelajaran mulai diarahkan pada kemampuan berpikir analitis, pemecahan masalah, serta proyek-proyek tematik yang menumbuhkan kreativitas dan tanggung jawab.
MI Ma’arif Syuhada’ juga memanfaatkan teknologi dalam proses belajar, seperti penggunaan media digital interaktif dan aplikasi pembelajaran untuk memperkaya pengalaman siswa. Dengan semangat Profil Pelajar Pancasila yang menjadi ruh Kurikulum Merdeka, madrasah ini berupaya mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Seluruh kegiatan belajar dirancang agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh sebagai insan yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan.