Ziarah Makam Wali oleh MI Ma’arif Syuhada’, Ratusan Jamaah Khidmat Ikuti Doa Bersama

Ponorogo — Kegiatan ziarah makam yang diselenggarakan oleh MI Ma’arif Syuhada’ Desa Tugunda dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2025. Rombongan berangkat pada pukul 06.30 WIB dan kembali ke lokasi semula pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VI (wajib), serta kelas I–V bersama wali murid, didampingi bapak dan ibu guru, sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai religius, adab berziarah, serta penghormatan kepada para ulama dan leluhur.

Ziarah diawali dengan pembacaan tawasul dan doa bersama di area makam. Jamaah duduk bershaf rapi di depan imam tahlil, yang dipimpin oleh Bapak Tri Uganda Cahyana, S.Ag., M.Pd., serta mengikuti rangkaian bacaan dengan tertib dan khidmat. Jamaah duduk melingkar, dipandu oleh pembimbing yang memimpin rangkaian bacaan sesuai tuntunan. Suasana hening dan penuh kekhusyukan terasa sepanjang prosesi, dengan peserta mengikuti setiap bacaan secara serempak.

Setelah doa di makam, rombongan melanjutkan agenda pembinaan rohani. Dalam kesempatan tersebut, pembimbing menyampaikan tausiyah singkat tentang makna ziarah, pentingnya meneladani akhlak para wali, serta menjaga adab dan etika selama berada di tempat yang dimuliakan. Pesan ini disampaikan agar ziarah tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi sarana refleksi dan penguatan karakter.

Kegiatan ziarah ini menjadi ruang pembentukan intelektual spiritual bagi peserta. Melalui praktik langsung ziarah, pembacaan doa, dan keteladanan para wali, peserta diajak mengintegrasikan pengetahuan, kesadaran sejarah, serta penguatan spiritualitas. Ziarah tidak diposisikan sekadar sebagai aktivitas ritual, melainkan sebagai proses internalisasi nilai-nilai keislaman, adab, dan refleksi diri yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa penutup dan foto bersama di kompleks makam.

Daftar Makam yang Dikunjungi

Berdasarkan panduan ziarah MI Ma’arif Syuhada’, rombongan mengunjungi makam para wali dan tokoh ulama berikut:

  1. Makam K. Moh. Ageng Besari, Moh. Hasan Besari, dan K. Imam Nur Shodiq Al-Hafidz di Tegalsari.
  2. Makam Mbah Batoro Katong, Ki Patih Seloaji, dan Ki Ageng Mirah di Desa Setono, Kabupaten Ponorogo.
  3. Makam K. Imam Nur Fadhil di Desa Gentan, Kecamatan Jenangan.
  4. Makam K. Umar Shodiq di Desa Babadan.
  5. Makam Ki Ageng Basyariyah (Ki Bagus Harun) di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
  6. Makam Ki Ageng Imam Puro di Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.

Seluruh rangkaian ziarah ke makam-makam tersebut dilaksanakan secara tertib dan penuh kekhidmatan, dengan tetap menjaga adab, kebersihan, serta nilai kesakralan tempat yang diziarahi sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan leluhur.

Berita Terkait