Ponorogo, 17 Oktober 2026 – Dua murid MI Ma’arif Syuhada’ Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, turut memeriahkan acara Visitasi Lapangan Desa Sahabat PW Fatayat NU Jawa Timur yang diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Gedung Pertemuan Balai Desa Ngunut.

Kedua murid tersebut adalah Muhammad Athalla Al-Ghifari dari kelas 4 dan Muhammad Zhafran Azril Astoni dari kelas 2. Dalam kegiatan tersebut, keduanya bertugas mengiringi kedatangan para tamu undangan saat memasuki ruangan dengan membawakan tari Bujang Ganong, salah satu kesenian khas Kabupaten Ponorogo yang menjadi bagian dari tradisi Reog Ponorogo.
Dengan mengenakan kostum khas Bujang Ganong yang penuh warna, kedua murid tampil energik dan atraktif. Gerakan tari yang dinamis menambah semarak suasana penyambutan serta memberikan kesan tersendiri bagi para tamu yang hadir.
Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian acara, tetapi juga merupakan bentuk partisipasi generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Melalui tari Bujang Ganong, kedua murid turut memperkenalkan kekayaan budaya Ponorogo sekaligus menunjukkan bahwa kecintaan terhadap warisan budaya dapat ditanamkan sejak usia dini.
Partisipasi Muhammad Athalla Al-Ghifari dan Muhammad Zhafran Azril Astoni menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MI Ma’arif Syuhada’. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi keduanya untuk mengembangkan bakat seni, melatih keberanian, serta meningkatkan rasa percaya diri ketika tampil di hadapan masyarakat.
MI Ma’arif Syuhada’ Ngunut terus mendukung pengembangan bakat dan potensi murid, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Sejalan dengan semangat KEREN (Kreatif, Edukatif, Religius, Efektif, Nahdliyin), madrasah berkomitmen membentuk generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa.
Melalui penampilan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang bangga terhadap kesenian lokal dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya Ponorogo agar terus hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.