Pada Jumat, 21 November 2025, MI Ma’arif Syuhada’ menyelenggarakan Uji Soal Matematika Nalaria Realistik (MNR) sebagai langkah awal dalam menghadapi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 tingkat nasional. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan suasana yang tertib dan penuh antusiasme dari para siswa. Sebanyak 112 peserta dari berbagai tingkatan kelas mengikuti uji kemampuan ini sebagai bentuk pemetaan tingkat penguasaan mereka terhadap Matematika Nalaria Realistik sebelum masuk ke tahap kompetisi resmi.

(Source: Doc. MI Ma’arif Syuhada’)
Kepala sekolah menyampaikan bahwa pelaksanaan MNR tahun ini berjalan dengan baik berkat kerjasama seluruh guru dan panitia penyelenggara. Beliau menekankan bahwa MNR bukan sekadar tes matematika biasa, tetapi sebuah instrumen penting untuk menilai kemampuan bernalar siswa. “Melalui uji MNR ini, kami ingin mengetahui sejauh mana siswa mampu berpikir kritis, logis, dan kreatif. Nilai bukan satu-satunya ukuran, tetapi kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah jauh lebih penting,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Uji Soal MNR memang dirancang untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills). Para siswa tidak hanya diminta menjawab soal berdasarkan rumus, tetapi juga harus memahami konteks, menalar, dan menerapkan strategi pemecahan masalah. Dengan pendekatan ini, sekolah berharap dapat menemukan bibit-bibit unggul di bidang matematika yang siap berkompetisi hingga tingkat nasional. Guru pembimbing matematika turut menambahkan, “Setiap tahun kami melihat potensi siswa semakin berkembang. MNR membantu kami melihat siapa saja yang memiliki kemampuan analitis kuat dan siap kami bimbing lebih lanjut untuk KMNR.”

Di ruang-ruang kelas tempat tes berlangsung, terlihat para siswa bekerja dengan serius. Mereka membaca soal dengan seksama dan mencoba menyelesaikannya dengan teliti. Suasana kondusif yang terjaga membuat proses pelaksanaan semakin optimal. Wali kelas IV, yang turut mengawasi jalannya kegiatan, mengatakan bahwa siswa sangat antusias mengikuti tes ini. “Mereka merasa tertantang, tetapi tetap menikmati prosesnya. Beberapa bahkan meminta latihan tambahan untuk mempersiapkan diri,” ungkapnya.

Selain melatih kemampuan berhitung, kegiatan ini dinilai mampu membentuk karakter siswa, terutama dalam hal ketekunan dan kepercayaan diri. Uji MNR dianggap mampu memberikan pengalaman berbeda dari ujian pada umumnya, karena menuntut siswa untuk lebih banyak menggunakan logika dan penalaran. Pihak sekolah berharap pelaksanaan uji ini dapat menjadi budaya akademik yang terus berlanjut setiap tahun, sejalan dengan visi sekolah dalam membangun generasi yang unggul dalam numerasi. MI Ma’arif Syuhada’ menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini mampu melahirkan wakil terbaik yang akan membawa nama baik sekolah pada KMNR ke-21 mendatang. Sekolah juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan lanjutan kepada siswa yang lolos tahap berikutnya, termasuk pelatihan intensif dan bimbingan soal.