Belakangan ini, “Tepuk Sakinah” menjadi fenomena menarik di berbagai kegiatan islami, terutama dalam program bimbingan perkawinan, kegiatan remaja masjid, maupun pembelajaran di madrasah. Meski dikemas dalam bentuk tepuk tangan yang ringan dan menyenangkan, “Tepuk Sakinah” sesungguhnya menyimpan makna yang sangat mendalam tentang nilai-nilai luhur dalam kehidupan rumah tangga islami.
Secara istilah, kata sakinah berasal dari bahasa Arab yang berarti ketenangan, kedamaian, dan ketenteraman. Dalam konteks pernikahan, sakinah menjadi cita-cita setiap pasangan suami istri, yaitu terciptanya keluarga yang damai, penuh kasih, dan diridhai Allah SWT. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam setiap unsur yang terkandung dalam “Tepuk Sakinah”.
Makna Mendalam Tepuk Sakinah
Pertama, Zawaj berarti berpasangan. Ini menegaskan bahwa pernikahan adalah fitrah manusia, sebagaimana Allah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Zawaj mengingatkan kita bahwa hidup berkeluarga bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga awal dari kerja sama spiritual dan sosial untuk mencapai ridha Allah.
Kedua, Mitsaqan Ghalizan yang berarti janji kokoh dalam pernikahan. Ini menggambarkan betapa pernikahan bukanlah hubungan biasa, melainkan perjanjian suci yang kuat di hadapan Allah SWT. Suami dan istri dituntut untuk memegang teguh komitmen ini dengan penuh tanggung jawab dan kesetiaan.
Ketiga, Mu’asyarah bil Ma’ruf mengandung makna hidup bersama dengan cara yang baik. Di dalamnya ada nilai cinta, kasih sayang, saling menghormati, serta menjaga satu sama lain. Prinsip ini menjadi dasar interaksi dalam rumah tangga agar tercipta hubungan harmonis yang penuh keberkahan.
Selanjutnya, Musyawarah berarti berembuk atau berdiskusi dalam menyelesaikan persoalan. Dalam keluarga, musyawarah menjadi kunci menghadapi perbedaan pendapat, agar setiap keputusan diambil dengan adil dan bijak tanpa menimbulkan pertikaian.
Terakhir, Taradhin bermakna saling ridha. Artinya, kedua belah pihak rela dan ikhlas menerima kekurangan serta kelebihan pasangan. Ridha ini menjadi pondasi kokoh bagi ketenangan batin dan kebahagiaan keluarga.
Lirik Tepuk Sakinah
Berpasangan, berpasangan, berpasangan (tepuk 3 kali)
Janji kokoh, janji kokoh, janji kokoh (tepuk 3 kali)
Saling cinta, saling hormat, saling jaga, saling ridho
Musyawarah untuk sakinah
(ulangi dari awal)
Dengan demikian, “Tepuk Sakinah” bukan sekadar yel-yel penyemangat, tetapi media edukatif untuk menanamkan nilai-nilai sakral pernikahan dan kehidupan keluarga islami. Melalui cara yang ceria dan mudah diingat, pesan moral ini diharapkan melekat dalam hati, menginspirasi generasi muda untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.